Jenis Anak Alergi Susu Yang Paling sering Dijumpai

Anak terlahir dengan kondisi yang berbeda-beda. Tubuh anak ketika lahir memiliki prosedur sisitem pertahanan tubuh dari serangan senyawa asing yang sama sekali tidak dikenalinya. Kemunculan berrbagai senyawa yang tidak dikenali ini muncul karena berbagai sebab. Salah satunya adalah faktor genetika. Faktor genetika menjadi salah satu penymbang untuk kondisi anak yang rentan terhadap salam satu senyawa asing yang masuk ke tubuh anak. Salah satunya adalah keluhan anak alergi susu sapi yang tentu saja sama sekali tidak bisa mengkonsumsi susu sapi. Kebanyakan orang tua jaman sekarang akan memperkenalkan susu sapi pada anaknya. Alasannya tentu bervariasi. Ada beberapa orang tua yang sudah memperkenalkan susu sapi semenjak anaknya baru lahir. Alasannya tentu asinya yang tidak terproduksi dengan lancar.

Setidaknya ada beberapa jenis anak alergi susu sapi yang harus diwaspadi oleh orang tua dan harus dikenali oleh orang tua.
  1. Alergi susu formula. Keadaan ini termasuk keadaan fisik anak yang akan langsung terdeteksi ketika bayi baru lahir. Terutama pada setahun pertama kehidupannya. Bagi bayi yang baru alhir dan ternyata memiliki keluhan alergi terhadap susu sapi tentunya akan langsung nampak ketika anak diberikan susu formula untuk pertama kalinya. Tahun pertama kehidupan anak merupakan tahun yang cukup rentan. Oleh karenanya, anak harus mendapatkan nutrisi terbaik untuk pertumbuhandan perkembangan tubuhnya. Ketika di tahun pertama ini anak sudah dikenalkan dengan susu formula, maka pada saat itu juga jika sistem kekebalan tubuhnya belum siap akan langsung memberikan reaksi alergi pada saat itu juga.
  2. Jenis kedua adalah laktosa intoleran. Bagi anak yang mengalami keluhan laktosa intolerant maka ketika anak mengkonsumsi susu sapi akan langsung muncul gangguan terutama gangguan pada sisitem pencernaan. Laktosa merupakan kadar gula yang paling banyak ada pada susu sapi. Biasanya bagi anak yang menderita laktosa intoleran pada tubuhnya sama sekali tidak bisa menerima kehadiran laktosa pada tubuhnya. Bukan hanya dalam bentuk susu, bahkan dalam bentuk olahan susu juga tdak bisa diterima oleh tubuh anak. Sebab dalam tubuh anak sama sekali tidak memiliki enzim yang berperan mencerna laktosa menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk beraktivitas dengan baik.

Berdasarkan kedua jenis anak alergi susu sapi yang kemungkinan muncul tersebut memang bermuara pada sistem pencernaannya. Secara keseluruhan reaksi yang akan muncul pada sistem pencernaan anak yang terkena alergi susu sapi diantaranya adalah:
  • Diare. Keluhan ini  akan langsung muncul seketika anak yang sedang alergi terhadap susu sapi ketika mengkonsumsi susu sapi. Jadi meskipun mengkonsumsi susu sapi dalam jumlah yang sedikit sekalipun, tubuh anak akan langsung mengalami reaksi berupa diare yang berkepanjangan dan tidak bisa sembuh dengan cepat.
  • Muntah. Bagi anak yang menderita alergi terhadap susu sapi ketika mengkonsumsi susu sapi seketika itu juga akan langsung mengalami muntah. Sebabnya adalah lambung anak sama sekali tidak kuat saat menerima protein susu sapi. Akhirnya lambung anak akan mulai terganggu dan juga seketika itu juga mengalami gangguan yang menyebabkan anak muntah seketika itu juga.
  • Kram atau nyeri perut. Keluhan nyeri perut terjadi pada anak yang mengkonsumsi susu sapi dan sama sekali kondisi pencernaannya tidak bisa mentolelir. Akibatnya kram perut karena alergi akan terjadi begitu anak mengkonsumsi susu sapi.
  • Kembung. Rasa kembung juga berhubungan dengan lambung anak yang tidak siap menerima protein susu sapi. Protein maupun laktosa pada susu sapi ketika tidak dapat diproses metabolisme dengan baik maka akan menimbulkan adanya gas buang di dalam perut. Gas buang inilah yang menimbulkan perasaan kembung pada perut anak yang alergi terhadap susu sapi.
Keluhan dan juga jenis alergi harus dikenali oleh orang tua. Termasuk jenis alergi yang diderita anak. Pada kasus anak alergi susu sapi memang memiliki ciri yang sangat spesifik. Sehingga ciri ini dapat dikenali dengan mudah. Akan tetapi ciri ini kadang disalah artikan dengan keluhan biasa yang tidak ada hubungannya dengan alergi. Oleh sebab itu, bagi orang tua yang memiliki anak dalam usia pertumbuhan akan lebih baik jika orang tua jeli melihat keluhan apakah yang muncul pada anaknya dan pemicunya. Apabila ditemukan keluhan saat mengkonsumsi susu sapi maka segeralah hentikan konsumsi susu sapi dan konsultasikan dengan dokter specialis agar penanganan terhadap anak bisa tepat dan cepat. Penanganan yang cepat serta tepat dapat membantu anak untuk mengurangi keluhan yang sama sekali tidak membuat anak menjadi nyaman. Seperti keluhan pencernaan yang dialami oleh anak ketika anak mengkonsumsi susu sapi. Setelah dapat dipastikan penyebab gangguan pencernaan yang dialami anak, maka anda harus segera menggantikan susu sapi dengan menggunakan nutrisi dari makanan lainnya yang memiliki kandungan sesuai.
Jenis Anak Alergi Susu Yang Paling sering Dijumpai Jenis Anak Alergi Susu Yang Paling sering Dijumpai Reviewed by Mas Bram on 05.10 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.